sepucuk surat usang

tumblr_ntleebsNza1u4cilko1_1280

seperti biasa tiap hari selalu update medsos, salah satunya instagram.

ga sengaja baca postingan temen temen di ig aku baca postingan ini dan sempet terhenti.

terhenti karena pengirim postingan , lama kelamaan liat postingannya.

sempet tak scroll ke bawah ga tak reken, tapi karena ga asing sama postingan itu akhirnya aku naikkan lagi scroll.nya..

fokusku cuman satu , foto yang sudah usang. aku liat kok seperti fotoku, tapi aku masa pernah nulis surat begitu panjangnya. tak tamatin lagi, dan ternyata emang fotoku. dengan gaya khas selfi anak jaman baru masuk SMA dengan rompi yang sedikit memaksa, yah. foto tahun 2008 di meja guru depan kelas ._. dan di samping adalah real foto yang pernah tak share di fb.

setelah mendapati itu foto wujudku, sekarang fikiranku mulai kubuka satu satu -Surat!

kapan aku pernah menulis surat cinta pas pacaran dulu? apa isinya kok sebanyak itu ? buat apa aku menulis surta begituan ?

sempet mikir lamaaaa.. dan akhirnya aku sedikit sadar bahwa aku pernah menulis surat buat nya.

-Nya. mantan pacar yang tidak pernah merasakan cinta yang tulus dari aku, dan

-Nya. mantan pacar terhebat yang aku punya.

*sedikit flashback (tahun 2008)*

sebut saja dia Rino. mantan pacar yang ternyata diam diam memperhatikanku saat aku menunggu angkot.

berminggu minggu dia hanya memperhatikan, dan entah kenapa pada hari itu dia memberanikan diri untuk mengirim pesan. ngobrol banyak dan akhirnya dia mengaku bahwa dia mengenali teman sekelasku sebut saja Reni dan dia mendapatkan nomor telfonku dari Reni juga.

sepulang sekolah dimana aku mesti nunggu angkot lagi, aku dapati dia di atas motor Mega Pro yang beken di masa itu, dia lempar senyumnya. karena malu malu kitapun jarang sekali ngobrol di tempat ramai seperti itu dan melanjutkan obrolan by phone.

selang berapa lama dan karena hal apa , kita pacaran. Aku tidak terlalu mencintainya, bahkan untuk mencintai orang pun aku susah. hari hari berjalan dengan keadaan aku tidak menaruh perasaan, kecuali sebatas rasa sayang, sedangkan dia berlebihan cintanya. Dikatakan aku jahat karena tidak membalas cintanya ? “tidak juga” , karena mencintai orang tidak murah, meskipun dia luar biasa baiknya sama aku , luar biasa setianya. tapi sampai sekarang pun aku tidak bisa mencintainya, entah kenapa. mungkin dia terlalu baik dan mungkin dia sudah ku anggap teman dari dulu. Entahlah…

kembali pada surat.

entah kapan aku menulisnya dan berisi apa surat itu aku lupa.

yang pasti dulu usahaku adalah menutupi perasaan tidak ada rasa pada dia. salah satunya isi surat ini, meskipun aku tidak ingat detail apa isinya, tapi surat ini aku tujukan buat menghibur hatinya. tidak ada niat buat nyakitin juga. tapi entah, namanya perasaan tidak bisa di paksa. Setulus dan sebaiknya dia, bodohnya aku malah lebih memilih cowok yang 180 derajat jauh dari dia.

pernah suatu hari dia menangis karena ulahku, atau bisa di bilang dia sering mengeluarkan air mata gara gara aku. atau mungkin lebih banyak daripada aku menangisi para lelaki bangsat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s