Belajar dari Teman untuk Kontes Robot

Pembentukan tim robot UNESA terbilang unik. Berawal ngobrol di warung kopi pada 2008 silam, Syarif dan Agung selaku dosen Jurusan Teknik Mesin berbicara tentang Kontes Robot Indonesia (KRI). Mereka tertarik menjadi bagian dari peserta.

Yanu, Bombom, Delan dan Munir adalah mahasiswa yang pertama menjadi tim Robot UNESA, sedangkan Syarif dan Agung turut mendampingi sebagai dosen pembimbing. Pada saat itu tim mengirim proposal dan sudah disetujui, namun karena terhambat pendanaan yang kurang, tim tidak mengirimkan robotnya.

Ambisi yang cukup besar membuat tim semakin bangkit. Pada 2009, UNESA mengundang dosen PENS untuk seminar mengenai pembuatan robot dan memberikan gambaran situasi KRI. Sebagai penambah wawasan, pihak PENS tidak keberatan untuk berbagi ilmu tentang robot dengan pihak UNESA, melalui seminar tersebut. Kemudian, tim robot UNESA kembali lagi mengirimkan proposalnya dan saat itu langsung mendapat persetujuan. Untuk mengikuti kontes tingkat regional, tim harus memberikan video perkembangan robotnya. Bisa dikatakan pada 2009, keberuntungan berpihak pada tim robot UNESA. Kali pertama mengajukan proposal dan mengirimkan video perkembangan yang telah menjadi syarat tersebut, mereka dapat mengikuti KRI tingkat regional yang saat itu diselenggarakan di ITS dan meraih juara harapan 4.

Prestasi – prestasi yang dari awal telah diraih membuat tim robot semakin bersemangat mengikuti ajang kontes itu. Sampai saat ini tim masih tetap eksis diantara tim – tim robot besar lainnya.

(putri/tim humas, chandra kirana)

Surya edisi Kamis , 2 Mei 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s