Komunikasi intrapersonal ( Intrapersonal Communication )

Komunikasi  intrapersonal adalah komunikasi yang terjadi dengan diri sendiri , dimana proses yang terjadi mulai dari kegiatan menerima pesan atau informasi , mengolah , menyimpan dan menghasilkan kembali. Hal ini merupakan dialog internal atau bahkan dapat terjadi saat bersama dengan orang lain sekalipun. Maksudnya , saat bersama dengan seseorang , lalu memikirkan tentang (penampilan,gaya,dsb) pada orang itu , maka yang dipikirkan saat itu merupakan komunikasi intrapersonal.

Komunikasi intrapersonal biasanya lebih sering berulang dari pada komunikasi lainnya. Konteks ini juga unik dibandingkan dengan konteks lainnya, karena mencakup saat dimana kita membayangkan , memersepsikan , melamun , dan menyelesaikan masalah dalam kepala kita.

Semua individu pasti pernah dan bahkan sering melakukan dialog internal , dan suara – suara yang ada di dalam batin dapat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Tidak hanya memberikan penilaian terhadap orang lain , komunikasi intrapersonal juga dapat memberikan kesempatan bagi komunikator untuk menilai dirinya sendiri . Disini individu dituntut untuk memiliki kemampuan mengevaluasi dirinya. Kekuatan dan kekurangan individu pada situasi tertentu yang menimbulkan komunikasi dengan dirinya sendiri, seringkali berakibat pada penghakiman terhadap diri sendiri.

Proses yang terjadi pada Komunikasi Intrapersonal , diantaranya :

  • Sensasi : Merupakan tahap awal penerimaan pesan atau informasi yang diterima oleh sensor atau alat indera kita.
  • Persepsi : Pengalaman tentang obyek, peristiwa, hubungan-hubungan yang diperoleh dari menyimpulkan informasi-informasi dan menafsirkan pesan yang diterima.
  • Memory : system yang berstruktur yang menyebabkan organisme sanggup merekam fakta dan menggunakan pengetahuannya untuk membimbing perilakunya
  • Berpikir : proses dalam pengambilan kesimpulan. Pada proses ini melibatkan sensasi, persepsi dan memori.
  • Ekspresi : Sikap atau tindakan yang dilakukan sebagai bentuk pengungkapan atau proses menyatakan (yaitu memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dsb) saat setelah terjadinya proses berpikir.

Anggapan dari beberapa orang bahwa berbicara dengan diri sendiri adalah hal yang aneh, namun tidak bagi Virginia Satir (1988) , ia berpendapat bahwa dialog – dialog internal ini dapat membantu individu – individu untuk memperkuat penghargaan diri (self-seteem) seseorang – suatu orientasi positif yang dimiliki orang lain terhadap dirinya sendiri. Terkadang penerapan komunikasi intrapersonal sangatlah sulit dilakukan , karena hal ini mengaharuskan seseorang untuk menerima prestasi mereka dan menghadapi ketakutan dan kekhawatiran diri mereka sendiri .

 

Sumber :

West , Richard dan Lynn H. Turner. 2008. Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan     Komunikasi. Jakarta : Salmeba Humanika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s