DUKA FIRST KISS


        Terlihat siswi tinggi berambut panjang dan poni cepak berjalan di lorong sekolah barunya . Rara siswa baru di salah satu SMA swasta yang terpaksa di masukinya itu , dia menyesal karena salah pilih sekolah hingga impian masuk negeri pupus.
Berjalan menuju kelasnya yang berada di sisi pojok , dekat dengan ruang kepala sekolah , lab bahasa dan mushola. Ruang kelas yang cukup strategis meskipun berasa asing ada di pojokan .
Tapi dimana pun letaknya dan apapun situasinya , bagi Rara ga ngaruh , sama aja rasanya , sama – sama ga bisa ngerasain bangku SMA negeri. Selalu terpintas di pikirannya yang membuat dia seperti orang stress , masih belum terima keadaan.
       Dia duduk di belakang sendiri , 3 bangku dari belakang dan deret ke dua dari meja guru. Noleh kanan kiri melihat muka temen – temennya yang dia anggap aneh. “Kelas ini aneh !!! kok begini sih” gerutunya.
Cewek belakang tempat duduknya tiba – tiba pindah di sebelah Rara .
“hey.. nama kamu sapa ?”
Rara kaget ada yang ngajak kenalan , “oh.. namaku rara . kamu sapa ?”
“aku osi.”
Rara cuman membalas dengan senyum .
Dari samping ada lagi teman yang ngajak dia berkenalan .
“aku uci”
“oh.. iyaa , aku rara” sambil menengok ke atas karena posisi uci saat itu berdiri.
“teeettt teetttt teettttt” bunyi bel terdengar dan memecahkan perbincangan mereka. Guru yang mulai memasuki kelas , membuat kelas yang awalnya ramai tiba – tiba menjadi semakin gaduh karena para siswanya berebut cari posisi tempat duduk masing – masing .
Jam pelajaran berlalu selama 2 jam setengah lamanya dan bel istirahat berbunyi , memecahkan kembali situasi yang hening menjadi ramai . begitulah keadaan pelajar saat menanti jam istirahat , bel – bel yang sangat dinantikan saat  kegiatan belajar mulai menjenuhkan.
“ra ke kantin yuk sama uci” ajak osi dari kejauhan.
“oh.. iya . ayuk “
“tapi nunggu temenku dulu di depan kelas” sahut osi lagi
“iyaa gpa “
Mereka menuju ke luar kelas. Dan menunggu temannya osi itu. tiba – tiba seorang laki – laki yang datang dan menyapa osi.
“ayoo “ kata si cowok itu.
Dalam hati rara mengira kalo cowok itu pacarnya osi. “kok ngajak cowoknya sih .tau gitu aku ya ga ikut”
“eh ren , ini loh yang namanya uci” suara samar yang terucap dari bibir osi.
Lalu uci dan rendy berjabat tangan , sejenak menghapus pikiran rara yang mengira bahwa itu cowok osi.
“lumayan juga ya ini cowok. Andai aku pacarnya” rara tiba – tiba berkhayal tentang cowok itu.
“ahh .. lupakan. Apaan sih ga jelas “ konflik hati dan pikiran rara yang mencoba menghapus khayalannya itu.
Mereka berempat menuju kantin sekolah . mereka saling bercandaan dan rara seperti tampak di acuhkan dari mereka , tapi rara menganggap biasa.
====
Satu minggu kemudian osi ga masuk sekolah , dan rendy mencari rara di kelasnya.
“eh mana rara “ suara rendy bertanya pada salah satu anak yang di jumpai sambil mengangukkan kepalanya di pinggir pintu kelas rara.
Dan teriakkan suara teman sekelas rara mengalihkan perhatian saat itu.
“eh ra, ini loh di cari”
Jantung rara berdetak ga karuan , baru pertama dia di cariin cowok kayak gitu.
Lalu rara menghampiri rendy
“ada apa ren ? cari osi ta ? osi ga masuk hari ini”
“nah makanya itu , aku titip surat ini yaa “ sambil memberikan surat ijin sakit osi ke rara.
“ouhh..iyaa”
“makasi ra”
“iyaa ren “
Rendy pergi meninggalkan rara yang saat itu sedikit Ge-Er.
Malam harinya , hape rara bordering bunyi pesan masuk.
“boleh kenalan”
“egak boleh”
“ini aku fafa anak kelas X 7. kamu sapa ?”
Dengan ketus rara membalas “ aku ajeng. Uda ya gausa sms lagi. Aku ga kenal kamu dan kamu ga kenal aku. Beres kan”
Rara bersikap ketus karena dia males meladeni sms yang ga penting dari nomor tidak dikenal , dan mencoba mengabaikan pesan itu.
===
           Keesokan harinya osi uda masuk sekolah lagi . osi mengajak rara untuk ke kelasnya rendy , memberikan sesuatu yang tidak jelas apa yang di berikannya. Saat mereka selesai menemui rendy dan akan berlalu meninggalkan rendy , tiba – tiba rendy menggoda rara dengan ketawa – ketawa di depan kaca kelas sambil memegang hape dan berkata “ hallo , ajeng”
Rara pun menoleh ke belakang , dia heran kok bisa nama ajeng yang di sebut di pesan itu di ucapkan rendy. Dan rara tau siapa pengirim pesan semalam itu. lalu rara membalas rendy dengan senyumannya dan melangkahkan meninggalkan rendy.
Osi menggoda rara yang saat itu senyum – senyum sendiri .
“hayoo rara.. pacaran aja wes sama rendy”
“hehe. Egak si” tolak rara yang saat itu melawan batinnya
Mereka menuju ke kelas lagi untuk memulai pelajaran setelah jam istirahat berlalu.
===
           Rara jadi keseringan smsan sama rendy , saat jam pelajaran , istirahat , pulang sekolah , malamnya pun tidak absen buat smsan. Saat jam istirahat rendy mengajak rara untuk menemuinya di mushola sebelah kelas rara. Sejenak tiba – tiba anak – anak yang nongkrong di mushola itu pergi satu – satu. Membuat rara semakin heran untuk menemui rendy.
“ada apa ren ?”
Rendy mulai mendekat dan memegang kedua tangan rara . saat itu rara hanya terdiam , dia bingung , dan deg – degan.
“ra , kamu mau jadi pacarku ?” suara romantis dari bibir rendy.
Rara tidak menyangka akan apa yang di ucapkan rendy , ternyata selama ini apa yang dia ucapkan di dalam hatinya terwujud juga.
Rara mengangguk malu “iyaa ren”
Lalu rendy memegang kepala belakang rara dan mencoba mencium keningnya , namun rara menghindari , dan rendy hanya bisa mencium rambut rara saja saat itu.
Setelah itu , rendy pergi meninggalkan rara yang dilanda kasmaran akan sikap rendy yang sungguh romantic bagi dia. Rara menuju ke kelas dengan sorakan teman – teman yang membuat dia malu.
“kamu jadian sama rendy ya ra ?” Tanya osi sambil ketawa
“egak kok si” elakkan rara yang saat itu mencoba untuk menutup malunya
===
Tiap hari rendy mengantar rara pulang sekolah , tapi tidak langsung pulang . mereka mampir dulu ke rumah osi.
Rendy menyuruh rara untuk duduk di teras rumah osi yang tertutup pagar rumah itu. menunggu rendy pulang ke rumah untuk ganti baju dan membelikan air minum.
“ra , kemana rendy ?” Tanya osi yang saat itu sampai lebih akhir.
“dia pulang dulu si”
“oalaa , dia ganti baju ra. Tunggu aja. Aku mau tidur “
“iyaa si. Tidur aja”
Osi meninggalkan rara di teras rumahnya dan selang berapa menit rendy sampai.
“maaf ya lama ? ini minum dulu”
“iyaa gpa kok” mengambil air minum yang ada di tangan rendy.
“mana osi?”
“dia tidur di dalam”
Mereka duduk berdua di sofa panjang yang ada di teras itu. sedikit sunyi karena rara sendiri baru pertama kali pacaran apalagi berdua seperti itu.
Rendy mulai menaruh tangannya di belakang pundak rara dan mencoba menyandarkan kepala rara di bahunya. Membuat rara semakin nyaman dan merasa semakin cinta pada rendy.
Rendy mencium kening rara hingga mencium pipi rara berulang – ulang . rara semakin jatuh cinta akan sikap rendy yang sangat romantic dan baru pertama kali dirasakannya. Sikap rara saat itu dingin , tanpa membalas cium dari rendy. Hingga rendy mulai memegang dagu rara , mendekatkan pada bibir rendy , dan menciumnya , tapi rara sangat gaguk . dia baru pertama kali melakukan hal seperti itu. namun yang di rasa saat itu adalah di mabuk kepayang.
pulang sekolah selalu di antar , keluar bareng saat weekend. Dia semakin mencintai rendy , menaruh sepenuh hatinya untuk dia . tapi ternyata semua di luar dugaan rara . rendy mulai asing , saat rara ke rumah osi , malah rara di suruh bareng osi , dengan alasan dia ada urusan dengan temannya di sekolah sebelah. Rara sedikit curiga saat itu , osi dan pacarnya bilang ke rara kalo sepertinya rendy nemuin gebetannya. Rara cuman terdiam , dia bingung harus gimana. Dasar bocah dungu ! pakeg berlagak pacaran.
Setengah jam lamanya rendy mulai menampakkan hidungnya.
“maaf yaa sayang nunggu lama”
“iyaa gak papa” nada polos terucap dari bibir rara yang sebenarnya jengkel.
Tidak lama kemudian hape rendy bordering , ada sms masuk dari cewek saat rara menengok hape rendy. Rara kesal dan marah , meminta agar rendy segera mengantarkannya pulang.
Dengan keegoisan mereka , tanpa sepatah katapun yang terucap saat rendy membonceng rara pulang.
Sesampai rumah tak ada lagi sms dari rendy . rara mencoba menghubungi namun tak ada jawaban. Keesokan harinya rendy membalas pesannya dan mengatakan putus. Sungguh rara tidak bisa menahan tangisnya di kelas , dia terus – terusan menangis hingga matanya bengkak. Dan guru agamanya sering menegur rara yang sering melamun di kelas.
“hayoo rara , nglamun aja dari tadi. Cinta itu jangan di pikirin” tegur gurunya yang sudah tidak tahan melihat sikap rara.
“iyaa pak “ rara menundukkan kepalanya .
Hati rara sat itu hancur , bagaimana bisa lelaki yang begitu di cintai ternyata berkhianat.
==
Saat berjalan keluar menuju gerbang sekolah , rara di hadang rendy yang ternyata saat itu menunggu dia.
“maafin aku yaa. Jangan nangis lagi” sambil mengusap air mata yang jatuh di pipi rara , medekap dan mencium kening rara.
Rara semakin bingung dengan sikap rendy . dia meninggalkan dengan kesan masih memperhatikan rara , yang justru membuat hati rara semakin sakit. Rara tak henti mengeluarkan air mata saat melanjutkan perjalanan ke rumah temannya untuk tugas kelompok.
Sahabat – sahabat rara sangat perhatian , mereka memberi nasehat , menghibur dan memberi ketegaran pada rara. Karena sahabatnya tidak tega melihat rara yang terus – terusan menangis.
“kamu kok bisa pacaran sama dia. aku waktu itu pernah deket sama rendy , tapi kau hindarin , karena aku tau dia itu playboy. Aku mau kasih tau kamu nanti dikiranya aku iri” kata uci yang mencoba menenangkan rara.
“aku ga tau ci. Kenapa kamu ga bilang aja waktu itu. Aku pikir dia baik. Dia romantic sekali , aku ga nyangka dia kaya gini “ jawab rara sambil nyesek.
“sudahlah . emank itu cowok brengsek sekali. Lihat mukanya aja uda kayak gitu” sahut sahabat rara yang Nampak benci dengan sikap rendy
“uda lupain aja dia. percuma kan kamu nangis kayak gini. Dia loh uda ga perhatiin kamu “
“ayolah.. buat apa cowok kayak gitu di tangisin ? gap antes banget. Kamu cantik. Kamu pasti bisa dapat lebih dari dia”
Semangat sahabat – sahabatnya yang mencoba rara untuk berhenti dari keterpurukan . dia menyesal atas kejadian itu . kejadian yang membuat dirinya merasa hancur. Namun apa di kata , penyesalan selalu datang terakhir. Kini rara berbenah hati , mencoba menguatkan hatinya yang penuh sesal. Setelah 1 bulan lamanya , akhirnya rara punya kekasih lagi . yang setidaknya mengobati luka di hatinya.
====
Pelajaran yang dapat di ambil .
Jika masih sebatas “pacar” , jangan mudah menaruh hati pada pasanganmu karena belum tentu dia juga mencintai. Pacaran yang sewajarnya saja. Dia bukan suami yang berhak untuk menikmati apa yang tidak seharusnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s